fbpx
0 items - Rp0,00

Kriteria Website yang Baik, 6 Poin Penting Untuk Websitemu

by | Last updated 8 Aug 2018 | Published on 2 May 2018 | Website

Alkisah, ada seekor naga biru bernama Nagari yang menjadi pengusaha sukses di desanya. Nagari memutuskan untuk memiliki sebuah website sebagai penunjang bisnis. Mulai deh Nagari searching di Google kira-kira studio kreatif mana yang akan dijadikan partner. Boom.. ketemu! Harga cocok, sip! Desain bagus-bagus semua, sip! Jadi deh punya website keren! Tapi tunggu, Nagari berpikir apakah sebuah website hanya diukur dari desainnya aja? Pasti ada beberapa poin penting yang menjadi kriteria bagus atau tidaknya sebuah website. Apa saja kriteria website yang baik?

Secara alami kita pasti akan membentuk sebuah opini dari website yang kita lihat. Beberapa membuat kita sangat menyukainya hingga kita mau kembali lagi untuk sekedar membaca informasi baru, tapi beberapa website ada yang meninggalkan luka hati (dan mata) yang dalam sehingga kita tidak akan pernah lagi untuk kembali.

Saat ada pertanyaan, apa saja kriteria website yang baik? Kita bisa saja bingung karena sebenarnya jawaban bersifat sangat subyektif. Tapi menurut Nagari Studio (subyektif nih) ada beberapa kriteria umum yang bisa dijadikan sebagai patokan dalam memilih sebuah desain website yang baik.

  • <p>Tujuan Website</p> 30%
  • <p>Informasi yang Gamblang</p> 25%
  • <p>Fungsional Tools dan Link</p> 15%
  • <p>Kemudahan Akses (aksesibilitas)</p> 15%
  • <p>Fokus ke Pengunjung</p> 10%
  • <p>Desain</p> 5%

Lho… Kenapa kog desain justru malah diposisi yang paling akhir?

Bukannya dengan desain yang bagus pengunjung bisa suka dan betah untuk berlama-lama?

Ngga juga, karena ternyata bagus dan tidaknya sebuah desain itu semu. Sebagian bilang bagus, sebagian bilang biasa, sebagian lagi ada yang bilang jelek. Terus gimana donk? Kalau bukan desain yang bagus, terus apa saja kriteria website yang baik?

Apa saja kriteria website yang baik?

Untuk mempermudah pembahasan, kita akan urutkan menurut yang paling penting. Sekali lagi, pembahasan ini bersifat subyektif namun menurut Nagari Studio poin-poin berikut adalah yang paling benar untuk saat ini.

kriteria website yang baik

Tujuan Website

Tujuan sebuah website harus bisa dibaca dengan jelas dan hanya perlu sedikit waktu untuk memahami isi website, apa yang dijual, jasa apa yang disediakan, perusahaan (website) bergerak di bidang apa.

Begitu pengunjung masuk ke website, tidak boleh ada pertanyaan, “Ini website ngapain sih? Tentang apa?” Karena kalau pengunjung harus berpikir panjang untuk memahami tujuan sebuah website, bisa jadi kamu akan kehilangan pengunjung yang potensial.

Dulu, waktu kami masih amatir (eh.. sekarang juga masih amatir kog) pernah menawarkan jasa pembuatan website ke konsumen. Kami kirim link website Nagari ke konsumen, terus kemudian dia tanya nih via WhatsApp, “Mas, itu websitenya tentang apa sih?”. Kami akhirnya kehilangan konsumen potensial karena sebuah sistem yang dinamakan gagal paham.

Homepage dan landing page (kalau di websitemu ada landing page, kalau ngga ada kita gunakan homepage aja) adalah tempat terbaik untuk ekspose dan blow-up tujuan dari sebuah website. Meskipun pengunjung mampir ke website melalui halaman lain (hasil dari pencarian Google) tapi biasanya mereka akan pencet tombol home untuk melihat homepage website. Lakukan kampanye terbaikmu di homepage dan ubah pengunjung menjadi konsumen.

Sekedar informasi, saat melakukan desain website, Nagari Studio selalu kesulitan dan membutuhkan waktu paling lama dalam mengerjakan homepage. Karena di homepage banyak hal besar bermula (atau berakhir).

Informasi yang Gamblang

Kamu punya pertanyaan, terus buka internet dan mulai ketik kata kunci di Google. Ternyata website Nagari ada di halaman depan Google! Kamu masuk ke website Nagari Studio, 10 detik kemudian kamu tutup website Nagari dan mulai cari lagi di Google.

Sedih banget kan?

Hal itu bisa aja terjadi karena jika ternyata informasi yang ada pada website Nagari ngga gamblang, basa-basi, dan terkesan klise sehingga bukannya menjawab pertanyaan malah membuat pertanyaan lain. Yang ada pengunjung akan memberikan nilai negatif (mungkin akan memasukkan ke daftar blacklist).

Buka-bukaan aja untuk setiap informasi yang ada, jangan ada yang ditutupi karena masyarakat sekarang udah pinter-pinter kog.

Fungsional Tools dan Link

Tujuan website, mantap, jelas dan mudah dimengerti. Informasi website, paten!

Skenario 1 :

Konsumen tertarik dan mulai masuk ke halaman order. Mereka isi semua form yang diperlukan untuk order, begitu klik tombol kirim (submit) ternyata “error”. Dalam sekejap hilang semua nilai positif website Nagari Studio.

Skenario 2 :

Konsumen masih punya pertanyaan yang belum bisa dijawab. Mereka isi form kontak dan ternyata error. Puff… sekali lagi hilang semua nilai positif website Nagari Studio.

Skenario 3 :

Konsumen baca artikel tulisan Nagari Studio, mereka suka! Lalu ada link untuk ke penjelasan-penjelasan lainnya, di klik ternyata malah error 404 halaman tidak ditemukan. Konsumen sebel, mulai melupakan Nagari Studio.

Hal-hal itu bisa terjadi saat kita melakukan updating pada website maupun tulisan. Mungkin ada yang ngga sengaja ke delete atau mungkin faktor “x” yang lain.

Menjaga fungsional tools dan link pada sebuah website bukan tugas yang mudah, tapi tetap bisa kog untuk dilakukan. Sebagai pemilik website, kita wajib untuk mengelola dan memperhatikan kebutuhan website sebagai penunjang kinerja website.

Kemudahan Akses (aksesibilitas)

Yang dimaksud dengan kemudahan akses disini adalah kemampuan pengunjung untuk mengakses website secara keseluruhan.

Misalnya konsumen ingin mengakses halaman harga, berarti konsumen harus bisa masuk ke halaman harga hanya dengan 1-2 klik saja. Lagi, misalnya konsumen punya pertanyaan berarti konsumen harus bisa masuk ke halaman kontak dengan langkah yang efektif dan cepat.

Kita harus bisa memanjakan konsumen dengan menu yang cepat karena mereka sedang membutuhkan informasi yang cepat.

Website adalah tempat untuk mencari informasi, bukan sebuah ruang misterius yang penuh teka-teki.

Fokus ke Pengunjung

Manusia ingin dimanjakan, begitu juga dengan pengunjung dan konsumen.

Website yang dibuat harus selalu memiliki prioritas ke visitor (pengunjung), karena seharusnya website dibuat untuk pengunjung sehingga memudahkan mereka untuk mengumpulkan informasi yang mereka butuhkan dari website kita.

Mari coba kita pikirkan sejenak, kira-kira apa yang konsumen cari dari website yang kita tawarkan ke mereka. Jadi sebelum pengunjung punya pertanyaan, kita sudah punya jawabannya.

Gunakan bahasa yang cocok dengan sasaran pasar website, anak muda atau orang tua. Formal atau informal.

Pastikan bahwa setiap huruf dan tulisan bisa dibaca dengan jelas dan enak.

Desain Website

Bagus dan jelek sebuah desain itu (sangat-sangat) subyektif.

Hal inilah yang membuat Nagari Studio berpikir untuk menempatkan desain website sebagai kriteria terakhir dari kriteria website yang baik.

Coba kita lihat website Nagari Studio sendiri, mungkin

  1. 50% orang bilang, “Ih, jelek amaaaat!”,
  2. 46% orang bilang, “Biasa aja ah, ngga bagus-bagus juga kog.”,
  3. 3,5% orang mungkin bilang, “Eh, ini website ya? Kirain bukan.”,
  4. 0,49% orang bilang, “Oke, lumayan bagus.”, dan
  5. 0,01% orang yang bilang, “Bag….us sih.”

Artinya sangat sulit kalau kita harus memenuhi standar semua orang mengenai selera sebuah desain, hal itu hampir mustahil untuk dicapai.

Kesimpulan

Jika kamu sudah punya website atau sedang berencana untuk memiliki website, saran Nagari Studio adalah : “Jangan terlalu fokus dengan desain sebuah website, tapi fokuslah dengan kebutuhan dan kemauan dari pengunjung atau konsumen.”

Kalau menurut kamu nih, kira-kira apa saja kriteria website yang baik? Tuliskan dikolom komentar di bawah ini ya. Dan jangan lupa share kalau menurut kamu tulisan dari Nagari Studio ini cukup menarik.

Mau punya website yang keren?

biar kamu punya mesin yang bisa jualan 24 jam nonstop!

“Biarkan kami bantu buat dan kelola websitemu,
sehingga kamu bisa lebih fokus pada bisnisnya”

Nagari Studio memberikan garansi 100% uang kembali, artinya kamu bisa punya website tanpa ada resiko. Mau? Pelajari halaman garansi Nagari Studio.

Artikel Terbaru

Suka Sama yang Kamu Baca?

Suka Sama yang Kamu Baca?

Bergabung dengan mailing list kami dan dapatkan artikel terupdate seputar kewirausahaan, bisnis, foto produk, dan website (termasuk tips dan triknya lho!). Ngga akan rugi deh!

Yey! Kamu berhasil bergabung dengan mailing list Nagari Studio. Tunggu berita ter-update dari kami.